Senin, 27 November 2023

Review Pertemuan Ke-12 Filsafat Islam

Pertemuan Filsafat Islam yang ke-12 telah dilaksanakan secara daring/online pada Rabu, 22 November 2023 lalu. Seperti biasanya, tiap pertemuan akan ada satu kelompok yang melakukan presentasi dan pada kesempatan kali ini kelompok 10 menjelaskan materi tentang "Ibnu Bajjah: Sejarah dan Pemikiran Filsafatnya".

Ibn Bajjah, atau Avempace, adalah seorang polimatik yang menguasai berbagai bidang ilmu di Andalusia pada abad pertengahan. Pemikirannya mencakup berbagai konsep filosofis dan kehidupan.

  • Metafisika (Ketuhanan): Allah bukan hanya penggerak, tetapi pencipta dan pengatur alam.
  • Materi dan Bentuk: Menolak asumsi bahwa materi memerlukan bentuk, mengemukakan bahwa jika materi berbentuk, akan terbagi antara materi dan bentuk secara tak terbatas.
  • Jiwa: Setiap manusia memiliki satu jiwa yang tidak berubah dan bertindak sebagai penggerak.
  • Akal dan Pengetahuan: Akal adalah alat utama untuk memperoleh pengetahuan benar dan membangun kepribadian.
  • Akhlak: Memisahkan perbuatan manusia menjadi dua bagian: yang timbul dari naluri dan yang timbul dari pemikiran tinggi.
  • Politik: Fokus pada warga negara (masyarakat) daripada kepala negara.
  • Penyendirian ('Uzlah): Bukan tentang menjauhi manusia, tetapi tetap terhubung dengan masyarakat sambil mengendalikan diri dan hawa nafsu.
  • Kontak Intelektual dengan Tuhan (Ittishal): Percaya bahwa pengetahuan tidak hanya diperoleh melalui indra, tapi juga melalui akal aktif dan pemikiran universal.

Karya-karyanya, seperti "Tadbir al Muthawahhid" tentang moral dan politik, "Risalah Ittishal Al-’Aql bi Al-Insan" yang mengelompokkan manusia, "Filsafat al-wada’" tentang penggerak pertama, "Kitab an-Nafs" tentang jiwa, dan "Tardiyyan" yang berisi catatan, merupakan warisan filsafatnya. Meskipun beberapa karyanya dianggap belum matang, kontribusinya dalam dunia filsafat tetap berharga.

[Nadia Nur Anggraini - 11220511000097/Jurnalistik 3C]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar