Pertemuan ke - 10 mata kuliah Filsafat Islam yang diampu oleh Bapak Study Rizal telah dilaksanakan secara online pada Rabu, 8 November 2023. Seperti pada pertemuan sebelumnya akan ada 1 kelompok yang melakukan presentasi untuk menjelaskan satu materi. Kali ini yang kebagian presentasi adalah kelompok 8 dengan tema "Ikhwan As-Shafa: Sejarah dan Pemikiran Filsafatnya".
Ikhwan Ash-Shafa adalah kelompok pemikir Islam rahasia pada abad ke-10 M di Basrah, Iraq. Mereka terdiri dari ilmuwan dengan pemikiran keagamaan, politik, dan filosofis yang bersifat liberal. Filsafat mereka memiliki tahap awal (cinta dan pembelajaran ilmu), tengah (memahami hakikat segala sesuatu), dan akhir (berbicara dan beramal sesuai dengan ilmu). Tujuan filsafat mereka adalah mencapai kebajikan manusiawi dengan mengaktualisasikan potensi pengetahuan manusia.
Pemikiran Ikhwan Ash-Shafa melihat alam semesta sebagai satu entitas yang menyatu, menggunakan simbolisme bilangan untuk memahami hubungan Tuhan dengan alam. Mereka meyakini bahwa bilangan adalah kunci untuk memahami kesatuan dalam keragaman, menciptakan harmoni di seluruh alam semesta. Alam semesta dipandang sebagai manifestasi kebijaksanaan Tuhan, dengan Tuhan dihubungkan dengan angka Satu dan eksistensi lainnya dengan angka-angka lainnya.
Dalam pendidikan, Ikhwan Ash-Shafa menekankan potensi bawaan manusia, terutama fakultas rasional (akal), untuk memperoleh pengetahuan. Fakultas ini melakukan pencerapan terhadap objek-objek rasional guna menghasilkan pengetahuan. Pendekatan mereka menggarisbawahi pentingnya pengembangan akal dalam proses pendidikan.
[Nadia Nur Anggraini - 11220511000097]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar